Konon, ada suatu kepercayaan, jika orang (lelaki) Jawa menikah dengan orang (wanita) China kehidupannya akan sengsara. Kenapa ada "konon" itu? Sebab, masih menurut suatu kepercayaan, orang tersebut akan kena "tulah" (kutuk), karena orang China dianggap lebih tua dari orang Jawa. Maksud sesungguhnya, karena "karat"-nya atau derajatnya di alam dunia. Pertanyaannya, benarkah kepercayaan tersebut? Ada sebuah dongengan menarik , sebagai berikut: Jaman dahulu kala (kuno), Tuhan memanggil orang Jawa dan orang China untuk menghadap-Nya. Ketika keduanya sudah sampai, Tuhan memberi dua pilihan kepada keduanya dan memerintahkan untuk memilih. Dua pilihan tersebut adalah negara dan pasar. Tuhan memerintahkan keduanya untuk merembug, siapa yang akan memilih terlebih dahulu, ternyata, hasil kesepakatan, orang Jawa akan memilih duluan. Dengan senang hati, bangga, dan mantap, orang Jawa lantas memilih negara. Si orang China, karena tinggal satu pilihan, maka ia memilih...
Komentar
Posting Komentar